-->

Monday, September 26, 2022

SMP Negeri 2 Sungai Penuh Bantah Mengancam Siswi Suruh Buka Baju.

SMP Negeri 2 Sungai Penuh Bantah Mengancam Siswi Suruh Buka Baju.



GENCARNEWS.COM, SUNGAI PENUH. Adanya pemberitaan di beberapa media tentang seorang siswi bernama Suci Ulfa Salsabilah kelas 8A murid SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh yang di ancam guru akan di buka bajunya di dalam ruang kelas oleh guru matematika karena tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) di bantah keras oleh pihak sekolah SMP Negeri 2 Sungai Penuh.

Netti Suharlismita. S.pd. guru matematika SMP Negeri 2 Sungai Penuh yang di tuduh melakukan pengancaman terhadap Suci Salsabilah membantah keras  mengancam siswi tersebut untuk membuka bajunya di ruang kelas," tidak benar kalau saya mengancam murid bernama Suci Ulfa Salsabilah untuk buka baju di ruang kelas, itu hoax," jelas  guru matematika di hadapan beberapa awak media saat jumpa pers meluruskan pemberitaan yang beredar di beberapa media.

Lebih lanjut  guru matematika ini mengatakan, " kalau saya menghukum murid yang tidak mengerjakan PR supaya duduk di depan di ruangan kelas itu iya, tapi kalau sampai saya mengancam suruh buka baju itu tidak benar. Dan yang tidak mengerjakan PR ada sembilan murid, ke sembilan murid ini saya suruh duduk di depan semua sambil mengikuti pelajaran yang saya terangkan, jadi bukan Suci Ulaf Salsabilah sendiri yang saya hukum untuk duduk di depan,  karena kalau murid yang tidak mengerjakan PR saya hukum suruh membersihkan halaman sekolah mereka ini tidak belajar, makanya tetap saya beri hukuman bagi yang tidak mengerjakan PR supaya duduk di depan bisa sambil belajar  dan mendengarkan apa yang saya sampaikan," tambah Netti Suharlismita.

Saat pihak sekolah mengadakan jumpa pers dengan beberapa awak media pada hari selasa (27/9)  terlihat turut hadir siswa yang di hukum tidak mengerjakan PR, Netti Suharlismita guru matematika, kepala Sekolah SMP Negri 2, dan beberapa guru hadir dalam jumpa pers tersebut.

Media sempat menanyakan langsung satu persatu kepada para siswa dan siswi yang tidak mengerjakan PR  yang ikut hadir dalam jumpa pers, apakah benar guru matematika mengancam Suci Ulfa Salasabilah untuk membuka bajunya di ruang kelas, semua siswa dan siswi menjawab," tidak benar kalau ibuk Netti Suharlismita mengancam Suci Ulfa Salsabilah untuk membuka bajunya," ungkap para siswa yang tidak mengerjakan PR.

Sementara Firdausri, S.pd. kepala  SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh yang ikut hadir dalam jumpa pers tersebut mengatakan," dengan adanya bantahan dari ibu Netti Suharlismita dan murid-murid yang juga di beri sangsi karena tidak mengerjakan PR tersebut, maka sudah jelas kami dari pihak sekolah tidak ada melakukan pengancaman siswi untuk membuka bajunya di ruang kelas.  Ini pembelajaran untuk kita semua, kedepan suapaya lebih berhati-hati dalam menyikapi masalah, karena kalau kita menyebarkan berita yang tidak benar maka akan berakibat tercemarnya pihak yang di beritakan," ungkap kepala sekolah. 

Perlu di ketahui berdasarkan pengakuan guru matematika dan para murid yang di hukum karena tidak mengerjakan PR, ini terjadi pada hari jum'at (23/9). ( H S)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 GENCAR NEWS | All Right Reserved